Social Icons

.

Pages

Jumat, 30 Agustus 2013

Mengorek JTV dan Jawa Pos



Para jurnalis muda kota Kediri bertolak ke Surabaya, dalam acara kunjungan media ( Studi Banding ) ke salah satu televisi swasta terbesar di jawa timur yakni JTV dan ke Jawa Pos. perjalan yang cukup memakan waktu lama tibalah kami ke tempat tujuan kami. Selang beberapa menit kami di persilahkan masuk dan melihat – lihat sekitar kantor pertelevisian swasta tersebut. Disana kami di ajak masuk ke salah satu studio untuk melihat proses pembuatan film atau program acara “ Goro – Goro Kartolo “. Di dalam studio kami di sambut dengan ramah oleh Crew JTV yang sedang bertugas di studio. Di dalam studio tersebut, terdiri tiga studio juga, tetapi sedang tidak di pergunakan untuk sementara. yang kita lihat adalah acara yang tidak live jadi bila acara itu salah nya bolak balik tidak apa-apa  tetapi bila acara live.sampai salah  yang harus segera dibetulkan jika  kalau itu salah alat . walapun begitu salah acara harus tetap berjalan sampai selesai.

. Setelah beberapa lama kami di studio untuk menyaksikan program acara tersebut, kami di ajak di louar studio untuk mengorek informasi tentang JTV. Informasi yang kami dapat tentang JTV adalah  JTV yang merupakan singkatan dari Jawa Pos Media Televisi, adalah sebuah stasiun televisi swasta regional di Kota Surabaya, Jawa Timur, Juga memiliki beberapa biro di seluruh provinsi Jawa Timur, salah satunya di Kediri.  JTV adalah televisi swasta regional pertama di Indonesia sekaligus yang terbesar hingga saat ini. Jangkauan JTV meliputi hampir seluruh provinsi Jawa Timur secara terestrial, juga bisa diterima diseluruh Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan sebagian Australia dengan parabola melalui satelit Telkom 1, dan fasilitas televisi berlangganan TelkomVision.
Stasiun televisi ini merupakan anggota jaringan JPMC ( Jawa Pos Media Center)  dan dimiliki oleh Grup Jawa Pos, yang juga memiliki afiliasi surat kabar dan stasiun televisi di Indonesia seperti SBO TV (Surabaya TV), Malioboro TV (Yogyakarta), PJTV (Padjajaran TV) (Bandung), Semarang TV, Bogor TV, Jak TV (Jakarta) dan MKTV (Mahkamah Konstitusi Televisi) (Jakarta), PAL TV (Palembang), Padang TV (Padang), Jambi TV (Jambi), dan Jek TV (Jambi). Sedangkan biro JTV di Jawa Timur ada 8 yaitu Malang, Jember, Banyuwangi, Kediri, Madiun, Bojonegoro, Madura dan biro JTV yang baru berrada di Trenggalek. Dahlan Iskan (CEO Grup Jawa Pos) menargetkan JTV untuk melahirkan 20 TV lokal setiap tahunnya.
Setelah dari JTV, acara kita dilanjutkan di Gedung Graha Pena , jawa pos. setelah sampai  di gedung graha Pena. Kami di suruh nunggu di lobby beberapa menit. Dan akhirnya kita masuk ke ruang Jawa pos. 2 pabrik Koran terbesar di Indonesia , Jawa pos di dirikan oleh The Chang Shun. Di tangan The Chang Shun Jawa pos  tidak berkembang dan akhirnya Jawa pos di jual pada Dahlan Iskan dan di tanya Dahlan Iskan Jawa pos berkembang pesat dan menjadi pabrik Koran yang mendapat anugerah Koran paling di baca para remaja dunia. Koran Jawa pos tidak hanya memberitakan Surabaya saja. Mereka mempunyai Radar—radar yang meliputi Aceh sampai Merauke. Dan melahirkan edisi khusus untuk remaja yaitu dan melahirkan banyak edisi. Mendapat berita dari
-          Wartawan Jawa pos
-          Medra Jawa pos
-          Kantor berita asing
-          Dan masyarakat
Jawa pos mendapat kepercayaan di luar negri dengan mendapatkan berita dari sama. Jawa pos juga mendapatkan penghargaan lainya. ( JMY/TRS )

Kamis, 29 Agustus 2013

JAWA POS SEKARANG


Kini Jawa Pos manjadi salah satu madia massa cetak nasional terbesar di tanah air. Nama ini juga digunakan sebagai surat kabar andalan kelompok perusahaan Jawa Pos Group tersebut. Kantor pusat surat kabar ini berada di daerah Surabaya, tepatnya di Gedung Graha Pena.
Selain memiliki bidang usaha surat kabar, kelompok usaha
Jawa Pos juga bergerak dibidang percetakan serta media elektronik dengan membuat televise lokaldi Surabaya. Semua unit usaha tersebut memiliki sinergi dengan bisnis utama yaitu sebagai sebuah penerbit surat kabar.
Kelompok Jawa Pos di tangan Dahlan Iskanmampu membalikkan prediksi yang telah diramalkan banyak ahli media. Sebagai surat kabar yang pada awalnya hanya terbit diwilayah Jawa Timur, Jawa Pos kemudian mampu berkembang manjadi sebuah surat kabar nasional.
 Salah satu strateginya adalah dengan menciptakan Koran-koran local di berbagai daerah sebagai perkembangan Jawa Pos. Nama yang di ambil pada Koran lokal tersebut adalah Radar.Dalam penerbitannya, Koran radar tersebut digabungka dengan harian utama yaitu Jawa Pos.
Dengan konsep itu yang  Jawa Pos mampu bersaing di setiap daerah danmenjadi salah satu surat kabar yang diperhitungkan secara nasional. Bahkan strategi itu kemudian banyak ditiru surat kabar lokal.
Sebagai bukti panghargaan World Young Reader Prize 2011. Penghargaan tersebut diberikan oleh World Association of Newspapers and News Publishers (WAN-IFRA) sebuah organisasi media internasional yang mewakili lebih dari 18.000 penerbit, 15.000 situs berita, dan lebih dari 3.000 perusahaan media di lebih 120 negara.
 Setiap tahunnya, World Young Reader Prize diberikan kepada suratkabar yang dianggap inovatif dalam menggandeng dan mengembangkan pembaca muda.Selain itu, media yang memiliki oplah lebih dari 400.000 setiap harinya itu, juga memperoleh penghargaan World Young Reader Newspaper of the Year 2011 oleh organisasi yang sama. 
( contoh )

Halaman-Halaman yang terdapat pada Jawa Pos
·         Metropolis, berisi berita Kota Surabaya dan sekitarnya (Sidoarjo dan Gresik),
·          Olahraga, berisi berita-berita olahraga, terutama ulasan mengenai sepak bola dan balap (Formula 1MotoGP). Seksi ini juga berisi iklan baris.
·         DetEksi berisi berita tentang kehidupan remaja, mulai dari otomotif, style, techno, hingga anime. terdiri dari 3 halaman yang disisipkan pada bagian Metropolis. Hingga kini detEksi Jawa Pos aktif mengadakan event seperti DetEksi Basketball League, Dan MAding Championship. Halaman ini kini telah menjadi bacaan wajib bagi remaja di Surabaya. Seksi ini semua crew-nya masih berstatus mahasiswa, mulai dari reporter, editor, hingga fotografer
·         Dan untuk masing-masing daerah terdapat halaman Radar yang terbit disetiap daerah masing-masing menurut Halaman Radar tersebut seperti Radar Surabaya, Radar Solo, Radar Kediri, dsb.
Grup Jawa Pos atau Jawa Pos Group atau Jawa Pos National Network (JPNN) adalah perusahaan yang menaungi lebih dari 151 surat kabar daerah dan nasional, yang paling terkenal adalah Jawa Pos, dan belasan tabloid, majalah, dan televisi daerah.
Surat kabar daerah yang berada di bawah payung Grup Jawa Pos kebanyakan berawalan "Radar", seperti Radar Surabaya, Radar Solo,Radar Kediri, dsb. Berikut ini adalah daftar anak perusahaan Grup Jawa Pos:
·         1.1 Sumatera
·         1.2 Jakarta
·         1.3 Banten dan Jawa Barat
·         1.4 Jawa Tengah dan DIY
·         1.5 Jawa Timur
·         1.6 Bali dan Nusa Tenggara
·         1.7 Kalimantan
·         1.8 Sulawesi
·         1.9 Maluku
·         1.10 Papua

1.1.1        Tabloid

·         Tabloid Komputek
·         Tabloid Nyata
·         Tabloid Posmo
·         Tabloid Cantiq
·         Tabloid Bunda
·         Tabloid Koki
·         Tabloid Tunas
·         Tabloid Modis
·         Tabloid Hikmah
·         Tabloid Ototrend
·         Tabloid Nurani
·         Tabloid Suksesi

1.1.2        Majalah

·         Majalah Mentari (Surabaya)
·         Majalah Libertyrftyj (Surabaya)        (Ags/KDR)