Para jurnalis muda kota Kediri
bertolak ke Surabaya, dalam acara kunjungan media ( Studi Banding ) ke salah
satu televisi swasta terbesar di jawa timur yakni JTV dan ke Jawa Pos. perjalan
yang cukup memakan waktu lama tibalah kami ke tempat tujuan kami. Selang
beberapa menit kami di persilahkan masuk dan melihat – lihat sekitar kantor
pertelevisian swasta tersebut. Disana kami di ajak masuk ke salah satu studio
untuk melihat proses pembuatan film atau program acara “ Goro – Goro Kartolo “.
Di dalam studio kami di sambut dengan ramah oleh Crew JTV yang sedang bertugas
di studio. Di dalam studio tersebut, terdiri tiga studio juga, tetapi sedang
tidak di pergunakan untuk sementara. yang kita lihat adalah acara yang tidak
live jadi bila acara itu salah nya bolak balik tidak apa-apa tetapi bila acara live.sampai salah yang harus segera dibetulkan jika kalau itu salah alat . walapun begitu salah
acara harus tetap berjalan sampai selesai.
. Setelah beberapa lama kami di studio untuk
menyaksikan program acara tersebut, kami di ajak di louar studio untuk mengorek informasi tentang JTV. Informasi
yang kami dapat tentang JTV adalah JTV yang merupakan
singkatan dari Jawa Pos Media Televisi,
adalah sebuah stasiun televisi swasta regional di Kota Surabaya, Jawa Timur, Juga memiliki beberapa biro di
seluruh provinsi Jawa Timur, salah satunya di Kediri. JTV adalah televisi swasta regional pertama di
Indonesia sekaligus yang terbesar hingga saat ini. Jangkauan JTV meliputi
hampir seluruh provinsi Jawa Timur secara terestrial, juga bisa
diterima diseluruh Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina dan sebagian Australia dengan parabola melalui satelit Telkom 1, dan fasilitas televisi berlangganan TelkomVision.
Stasiun televisi ini merupakan anggota jaringan JPMC ( Jawa Pos
Media Center) dan dimiliki oleh Grup Jawa Pos, yang juga memiliki afiliasi
surat kabar dan stasiun televisi di Indonesia seperti SBO TV (Surabaya TV),
Malioboro TV (Yogyakarta), PJTV (Padjajaran TV) (Bandung), Semarang TV, Bogor
TV, Jak TV (Jakarta) dan MKTV (Mahkamah Konstitusi Televisi) (Jakarta), PAL TV
(Palembang), Padang TV (Padang), Jambi TV (Jambi), dan Jek TV (Jambi).
Sedangkan biro JTV di Jawa Timur ada 8 yaitu Malang, Jember, Banyuwangi,
Kediri, Madiun, Bojonegoro, Madura dan biro JTV yang baru berrada di Trenggalek. Dahlan Iskan (CEO Grup Jawa Pos) menargetkan JTV untuk melahirkan 20
TV lokal setiap tahunnya.
Setelah dari JTV, acara kita dilanjutkan di Gedung
Graha Pena , jawa pos. setelah sampai di
gedung graha Pena. Kami di suruh nunggu di lobby beberapa menit. Dan akhirnya
kita masuk ke ruang Jawa pos. 2 pabrik Koran terbesar di Indonesia , Jawa pos
di dirikan oleh The Chang Shun. Di tangan The Chang Shun Jawa pos tidak berkembang dan akhirnya Jawa pos di
jual pada Dahlan Iskan dan di tanya Dahlan Iskan Jawa pos berkembang pesat dan
menjadi pabrik Koran yang mendapat anugerah Koran paling di baca para remaja
dunia. Koran Jawa pos tidak hanya memberitakan Surabaya saja. Mereka mempunyai Radar—radar yang meliputi Aceh
sampai Merauke. Dan melahirkan edisi khusus untuk remaja yaitu dan melahirkan
banyak edisi. Mendapat berita dari
-
Wartawan
Jawa pos
-
Medra
Jawa pos
-
Kantor
berita asing
-
Dan
masyarakat
Jawa pos
mendapat kepercayaan di luar negri dengan mendapatkan berita dari sama. Jawa
pos juga mendapatkan penghargaan lainya. ( JMY/TRS )






